Jakarta – Mantan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie angkat bicara terkait banyaknya orang yang dengan menyebut orang lain kafir. Padahal, kata dia, mereka yang menyebut kafir itu ‘baru’ belajar agama.
“Ada keluarga saya yang kalau kerja pakai dasi dan jas. Tapi belakangan ikut pengajian ajaran tertentu. Dua minggu kemudian kok dia jadi jenggotan dan pakai celana ngatung. Pas saya tanya kok gak pakai jas? terus dia bilang itu kafir,” ujar Jimly, Selasa (11/4).

”Saya pikir kok gampang banget bilang orang itu kafir, padahal baru belajar agama beberapa hari,” lanjutnya.
Mantan Ketua MK ini menambahkan, sebagai bangsa yang besar, seharusnya masyarakat Indonesia tak boleh menuduh orang lain salah, sementara dirinya benar.
“Kita harus menermima perbedaan ini sebagai sesuatu yang disuyukuri. Kalau kita hanya menuduh orang lain salah, ya gak maju-maju,” tukasnya.







Komentar