Jakarta – Belakangan ini, beredar capture foto beruntun di media sosial WhatsApp menenai pemberitaan harian Arab Saudi yang pada intinya menuding Presiden Joko Widodo atau Pemerintah Indonesia, tidak memiliki tatakrama. Alasannya, sebagaimana diperlihatkan di dalam capture harian itu, saat Jokowi diajak bersalaman oleh Raja Salman, sang presiden malah sungkem; saat sedang ada jamuan makan, Raja Salman diajak Vlog dan diajak selfie.
Dari penelusuran salah satu laman terpercaya, ternyata capture koran Arab tersebut berasal dari postingan pemilik akun Facebook, Alisia Ismael, yang dibumbui caption sebagai berikut: “Ningrat itu ETIKA, bukan jabatan. Ndeso, walaupun status wong kuto. Udik dan tak punya urat malu. Dan akhirnya, Diprotes Koran Arab …. gak sopan katanya”.

Postingan itu banyak mendapat like dan komentar dari dari netizen, dan sudah di-share sebanyak 2941 kali.
Jika ada yang mempertanyakan isi atau arti pemberitaan tersebut, memang tampak seperti yang dikemukakan Alisia. Namun setelah ditelusuri, ternyata koran itu tidak benar memberitakan demikian. Artinya, pemberitaan itu hoax belaka.
Dari mana bisa memastikan berita itu hoax? Dari penelusuran yang sudah dilakukan, ternyata capture yang sudah beredar luas itu berasal dari laman okaz.com.sa yang terlebih dahulu diedit oleh para hater Jokowi.
Penelusuran dilakukan dengan sangat teliti, yakni dengan mencari berita terkait Presiden Indonesia yang di dalam bahasa Arab bisa ditulis dengan الرئيس الإندونيسي. Hal itu bisa langsung ditulis di kolom searching (بحث).
Semua berita terkait pun muncul, hingga sampai pada satu temuan mengejutkan. Ternyata, capture yang beredar selama ini berbeda dengan pemberitaan aslinya sebagaimana tampak dari judul berita itu. Judul yang sebenarnya bisa dilihat di capture berikut ini:

Arti dari judul tersebut adalah “Raja Salman: Kami merasa terhormat untuk melayani Dua Masjid Suci dan Islam”.
Termasuk juga dari pemberitaan mengenai adegan Vlog. Laman okaz.com.sa ternyata menulis judul seperti tampak pada capture foto berikut ini:

Arti dari judul tersebut adalah “Raja Salman Selfie dengan Jokowi, Indonesia kesayangan kami”.
Tidak hanya itu saja, capture tentang foto hoax yang selama ini beredar juga bisa dibantah dengan adanya pemberitaan di media-media Arab lain yang sangat mengapresiasi pemerintah Indonesia.
Sebagai contoh, foto selfie Raja Arab dan Megawati serta Puan Maharani yang membuat heboh publik Indonesia, juga menjadi viral di Arab Saudi, bahkan juga menjadi tranding topic di media massa di tanah suci itu.

Salah satu yang mengulasnya adalah laman Gulf News yang menyebut netizen Indonesia menjadikan foto selfie sebagai andalan yang akan diposting di media sosial. Demikian pemberitaan yang dimuat pada hari Jumat (3/3) kemarin itu. Pemberitaan itu berjudul “Saudi King Salman embraces ‘selfie’ on tour across Asia”.
“Indonesia has a high concentration of Facebook and Twitter users, and selfies are a mainstay of social media in the world’s fourth most populous country,”(Indonesia memiliki konsentrasi penggunaan Facebook dan Twitter yang tinggi, dan Selfie adalah andalan di media sosial pada negara terpadat keempat di dunia)
Tidak hanya itu saja, lama Gulf News juga menulis kalau Raja Salman telah sudi melepas formalitas-formalitas yang selama ini melekat di badannya.
Bahkan, Raja Salman sendiri pun tampak senang dan terharu dengan sambutan Pemerintah Indonesia sebagaimana ditulis di akun instagram miliknya @kingsalman:
“Mengharukan, presiden Indonesia sebelunya Megawati dengan putrinya Menteri Kebudayaan selfie dengan Raja Salman, disaksikan Presiden Joko,” tulis Raja di keterangan foto yang dia upload.



Komentar