Heboh, Mahasiswa Ini Beberkan Temuan Bisnis Narkoba Dalam Lapas

Kriminal198 Dilihat

LapasBeritaasatu – Tak henti-hentinya puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan Rakyat (Amalan Rakyat) berunjuk rasa di depan Gedung Direktorat Jenderal Pemasyarakat Jl. Veteran No. 11, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).

Mereka meminta agar diusut tuntas oknum-oknum pegawai Lapas yang diduga kuat terlibat kerjasama dengan para pengendali pengedaran narkoba di dalam lapas Cipinang maupun Salemba.

“Segera copot Kalapas Cipinang dan Salemba karena tak mampu dan lalai menjalankan tugasnya,” kata Koordinator aksi Ayatullah.

Dalam aksinya itu, masing-masing orator nampak bergantian berorasi. Mahasiswa UIJ Ayatullah menyebutkan bahwa telah terjadi bisnis narkoba di dalam Lapas. Para pengedar narkoba memang telah ditangkap dan dipenjara. Tapi kenapa justru bisnis haram itu berkembang didalam Lapas.

“Temuan ini, kami indikasi adanya kerjasama antara gembong narkoba dan pihak Lapas. Ini sudah menjadi tanggung jawab Kepala Dirjen PAS,” ungkapnya.

Sementara orator lainnya, mahasiswa UBK Syaid mengaku dirinya adalah seorang mantan narapidana. Dirinya memastikan didalam Lapas telah terjadi bisnis dan transaksi narkoba secara terbuka.

“Yang namanya heroin dan lain-lain, itu jadi ladang bisnis gelap narkoba di sana. Jangan bohongi kami,” terang Syaid.

Selain itu, para demonstran itu juga menyerukan agar audit rekening Kalapas Cipinang dan Kalapas Salemba beserta pegawai-pegawainya.cipinang

“Kepada Kepala Dirjenpas Kemenkumham, apabila tidak segera mengambil tindakan untuk mencopot bawahannya yaitu Kalapas Cipinang dan Salemba, lebih baik anda mundur dari jabatan secara terhormat,” tutupnya.

Komentar