Searching di Google, Kinerja Ekonomi Jokowi Pasti Muncul Tak Capai Sasaran

Ekonomi269 Dilihat

Jokowi JK naik keretaBeritaasatu – Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Edy Suandi Hamid menyebutkan jika men-searching kinerja ekonomi pemerintahan Jokowi di google, dalam laman pertama, pasti muncul adalah tidak capai sasaran.

“Lebih baik zaman SBY dan kata kunci negatif lainnya,” kata Edy, saat diskusi bertema “efektifkah pemerintahan Jokowi-JK” di Hotel NAM Kemayoran Jakpus, Rabu (27/5/2015).

Dikatakannya, enam bulan pertama, pemerintahan Jokowi memang layak untuk diperingatkan. Sebab, antara lain penyebabnya menteri ekonomi yang tak kompeten dan koordinasi buruk. Namun, diakuinya bahwa menilai kinerja pemerintahan selama enam bulan memang terlalu singkat. Edy mengaku optimis dua tahun kedepan akan mengalami perubahan.

“Semua bisa berubah dalam enam bulan sampai dua tahun ke depan, pasti akan berubah. Tapi kalau kondisi tak kunjung berubah, kolaps kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy mengatakan indikatornya seperti tidak ada tanda-tanda rupiah akan turun di bawah 13.000, sumber-sumber ekonomi tidak maksimal, inflasi tinggi. Indikator ekonomi belum kelihatan mencapai cita-cita Jokowi dalam nawacita.

“Ekspor turun, nilai tukar dan pasar modal turun. Ketahanan pangan jeblok. Kedelai mau impor lagi. Beras katanya juga mau impor lagi. Ini badnews buat kita tapi Good warning buat pemerintahan,” bebernya.

Menurut dia, ada gejala yang menarik yakni tidak ada perlawan berarti dari orang-orang dan tim media yang dulu membela Jokowi. Mahasiswa juga sangat tidak puas. Petinggi dan pejabat pemerintahan sektor ekonomi panik‎ karena pertumbuhan ekonomi hanya 4.7 persen.

“Padahal dalam kampanye-nya berjanji akan naik dua digit. Tapi melebihi 5 persen saja sangat susah, apakah mungkin dalam waktu dekat akan capai target,” ungkapnya.

Lebih jauh, Edy mengaku enam bulan pertama ini sangat gaduh dan geger. Ini karena harapannya sangat besar.

“Janjinya sangat muluk dan tinggi. Harga stabil, pendapatan meningkat, kemiskinan menurun dan janji surga lainnya. Saya sangat ragu. Kondisi ekonomi sangat tidak memungkinkan,” tandasnya.

Komentar