Jakarta – Sikap politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mendapatkan respon positif dari banyak pihak karena memberikan saran kepada Ali Mochtar Ngabalin berdamai dan salaman dengan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zaitun Rasmin.
Saran ini disampaikan usai perselisihan sengit antara Ngabalin dan Zaitun karena tidak sepakat dengan statemen Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi soal agama dan pancasila beberapa waktu yang lalu itu.
Moment Langka dan Haru di ILC 18 Febuari 2020
Uztadz Zaitun Rasmin berdebat keras dengan Ali Mochtar Ngabalin sampai Karni Elyas marah. Setelah selesai acara, tidak di sangka ini yang dilakukan Adian Napitupulu.
ššš#ILCBPIP pic.twitter.com/0wcuPVIrVd— Sahabat Adian Napitupulu (IG: Adianna70fans) (@adianna70fans) February 20, 2020
Salah satu publik yang merespon positif tersebut adalah pemilik akun Twitter @AbeeGlory. Ia berpendapat sebaiknya keduanya memang menjaga perdamaian saja.
āWah mantap bang Adian, memprakarsai perdamaian dengan saling berpelukan,ā tulis akun @AbeeGlory Kamis (20/2/2020).
Kemudian, pemilik akun @e_kawaone, bahkan ikut mendoakan agar Adian tetap sehat dan terus melakukan kerja-kerja baik untuk bangsa dan negara.
āAbangku berhati besar. Tetap sehat ya bang,ā tulis dia.
āEnak ngeliatnya. Gbu Bang Adian,ā sambung akun @Linsaur1.
Pandangan berbeda disampaikan akun @sondangway. Bagi dia, cekcok antara Ngabalin dan Zaitun mungkin selesai usai acara. Namun, berdampak ke masyarakat yang menyaksikan adu mulut yang berujung kemarahan dari pembawa acara program talkshow yakni Karni Ilyas.
āBagi mereka berdua mungkin clear. Tapi buat pemirsa dampaknya bisa bikin bibit disintegrasi sosial. Begitu bro,ā tulis dia.
Seperti diketahui, Ngabalin dalam acara diskusi ILC tersebut tampak terus memotong pembicaraan dari Wasekjen MUI Zaitun Rasmin. Padahal, dia belum dipersilahkan untuk berbicara oleh pembawa acara Karni Ilyas.
Karni bahkan menunjuk Ngabalin. Dia menyatakan kekecewaannya karena sikap arogan yang ditunjukkan Ngabalin dalam acara tersebut. []













Komentar