Try Sutrisno Minta Seluruh Kader Jaga Kekompakan Demi Selamatkan Bangsa

oleh -8.073 views
Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan bersama Ketua Dewan Pembina PKPI Try Sutrisno.

Jakarta – Rangkaian acara Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia usai diselenggarakan. Selama dua hari, Ketua DPP PKPI seluruh Indonesia berkonsolidasi untuk menguatkan partai dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2020-2021 juga Pileg 2024 mendatang.

Dalam acara penutupan ini, turut hadir pula mantan Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno. Dalam pidatonya, Try yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina PKPI memberikan beberapa wejangan untuk partai yang didirikannya ini.

“Di era saat ini, tantangan lebih banyak. Untuk itu, sebagai bangsa khususnya PKPI harus senantiasa berkonsolidasi dengan cara mengevaluasi hal hal yang telah terjadi dan memilih cara cara bertindak. Setelah itu, kita tidak boleh lupa introspeksi diri. Jika orang tidak bisa instrospeksi diri, akan menurun prestasinya,” ucapnya membuka pidato, Jumat (21/2/2020).

Try pun mengingatkan kembali kepada para kader partai bahwa PKPI dahulu didirikan bukan untuk mencari jabatan, melainkan untuk menyelamatkan bangsa. Ia berharap para kadernya dapat berdiskusi bersama-sama sehingga perpecahan yang dulu pernah melanda PKPI tidak pernah terjadi lagi.

“Sekarang setelah Muspimnas, jangan sampai ada rongga yang dapat melemahkan PKPI. Kalau aturan, saya yakin PKPI jago bikinnya, AD ART sudah bagus. Ingat kita di sini untuk menyelamatkan bangsa, jangan sampai terjadi ada anggota yang tidak solid,” katanya.

Saat ini partai yang didirikan pada 15 Januari 1999 ini tengah mencari formula yang tepat untuk kembali meraih kursi di pemerintahan. Namun menurut Try, hal tersebut tidak akan terjadi apabila tidak ada harmonisasi antar anggota partai. Tak terkecuali jika ada permasalahan, harus selalu didiskusikan dengan kepala dingin.

“Jangan merasa benar sendiri, meskipun pintar tapi keblinger. Orang yang selamat dalam hidup bukan orang pintar, tapi orang yang mengerti. Pemimpin dan anak buah sama partisipasinya. Kita harus setara, nggak boleh ada pemimpin di PKPI yang gila hormat,” tegasnya.

Terakhir, menurut Try, kesuksesan partai tidak diukur dari seberapa besar partainya. Akan tetapi, yang lebih penting terlihat dari manfaatnya.

“Walaupun kita kecil, kalau kita kompak dan membuat semangat kebersamaan, di situ akan tumbuh jiwa juang kita untuk menyelamatkan bangsa. Itu baru top!,” tutupnya sembari tersenyum dan mengacungkan jempol. [REL]

Comment