May Day, 1 Juta Buruh Siap Turun Suarakan Tuntutannya

Ekonomi238 Dilihat

buruh KSPIBeritaasatu – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengemukakan hampir 1 juta buruh nantinya akan turun ke jalan untuk merayakan May Day pada 1 Mei 2015 di 30 Provinsi dan 250 Kab/Kota.

“Khusus aksi di Ibukota Jakarta, 1 Mei nanti sebanyak 150 ribu buruh se-Jabodetabek yang merupakan massa gabungan dari KSPI, KSPSI, KSBSI, KP KPBI dll mulai pukul 10.00 s/d 13.00 WIB,” kata Iqbal, di Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Nantinya, lanjut Iqbal, aksi akan dilakukan dengan long march dari Bundaran HI menuju Istana Negara dan khusus massa KSPI, dengan jumlah hampir 100 ribu buruh. “Nantinya pada pukul 13.00 wib setelah dari Istana Negara akan bergerak menuju ke stadion GBK, Senayan, untuk merayakan May Day Fiesta dari pukul 13.30 s/d 17.00 WIB,” terangnya.

Iqbal juga menyebutkan sepuluh tuntutan para buruh yang akan di suarakan di Stadion GBK. Pertama, Tolak politik upah murah dengan menuntut kenaikan UMP/K sebesar 32 persen (Juga menolak kenaikan upah 5 tahun sekali dan mendesak pemerintah untuk merubah KHL menjadi 84 item dari 60 Item KHL). Kedua, mendesak pemerintah untuk menjalankan jaminan pensiun buruh wajib pada awal Juli 2015 dengan manfaat pensiun 60% hingga 75 % dari gaji terakhir (seperti PNS).

Berikutnya, mendesak pemerintah untuk menambah anggaran Jamkes Rp 30 T dari APBN. Keempat, mendesak pemerintah untuk segera menghapus sistem kerja Outsourcing khususnya di BUMN.

“Selanjutnya menolak kenaikan harga BBM, elpiji, TDL sesuai harga pasar,” ungkapnya.

Keenam, lanjut Iqbal, mendesak pemerintah untuk menurunkan harga barang pokok. Ketujuh, End Coorporate Greed. Delapan, mendesak pemerintah untuk mencabut aturan tentang Objek Vital dan Stop tindakan Union Busting dan kekerasan  terhadap aktivis buruh. Sembilan, angkat guru dan pegawai honorer menjadi PNS tanpa test lagi.

“Tuntutan terakhir, sahkan RUU PRT dan Revisi UU perlindungan TKI,” paparnya.

Selain itu, tambah Iqbal, acara di Stadion GBK juga akan dihadiri oleh para pimpinan Serikat pekerja se dunia dan Pimpinan buruh Asia Pacific.

Selain di Ibukota, kata Iqbal, aksi May Day juga akan dilakukan serentak di berbagai kota dengan mulai dari di Aceh, Sumut, Kepri, Lampung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulsel, Sulut, Gorontalo, Kaltim, Kalsel, Papua dan daerah lainnya.

“Massa aksi nantinya akan menuju pusat pemerintahan seperti kantor Gubernur,Walikota dan Bupati masing – masing daerah,” tukasnya.

Komentar