Jakarta – Pihak kepolisian akan memanggil kembali pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, pada Selasa atau Rabu (2-3/5) mendatang. Tetapi, jika nantinya dia tidak memenuhi panggilan alias mangkir lagi seperti pada panggilan yang pertama, Selasa (25/4) kemarin, maka polisi akan menjemput paksa dia agar bisa datang ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa dalam kasus dugaan pornografi yang menyeret namanya dengan seorang perempuan, Firza Husein.
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Pol Mochamad Iriawan, mengungkap bahwa pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan ulang kepada Rizieq setelah perayaan hari buruh pada 1 Mei mendatang.
“Setelah 1 Mei. Karena fokus hari buruh. Selasa atau Rabu kita panggil,” kata Kapolda Iriawan kepada wartawan saat berada di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (26/4).
Jika setelah dipanggil pada pemanggilan kedua dia mangkir, lanjut Iriawan, maka pihaknya akan menjemput paksa sosok yang kerap memakai jubah putih tersebut.
“Kalau tidak ada, ya kita jemput paksa,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Rizieq akan dipanggil ulang pihak kepolisian dalam kasus dugaan pornografi yang melibatkan dirinya dengan Firza.
Kasus ini mencuat setelah isi percakapan mesum yang diduga dilakukan mereka di sebuah media sosial WhatsApp terbongkar dan diunggah oleh pengguna Youtube, di mana dalam percakapan tersebut, mereka berdua bercakap-cakap dengan bahasa-bahasa yang sangat tidak senonoh, bahkan Firza mengirimkan gambar-gambar telanjang kepada Rizieq.
Baik Rizieq dan Fira, mangkir saat dipanggil pihak kepolisian, Selasa (25/4) kemarin, dengan alasan ada kegiatan lain dan sedang sakit.
Karena kasus tersebut, maka Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi melaporkan ppihak kepolisan, di mana laporan tersebut diterima dengan nomor LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.


Komentar