Pengamat RPI: Polri di Bawah Presiden Lebih Efektif, Jaga Stabilitas Politik Nasional Berita Utama|6 Mei 2026oleh Iqbal Jakarta — Keputusan pemerintah mempertahankan posisi Polri tetap berada langsung di bawah
Fernando Emas Imbau Buruh Waspada Provokator Jelang May Day Berita Utama|30 April 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas, mengimbau seluruh elemen
Banyak Tak Percaya Statemen Oditurat Militer Soal Motif Kasus Andrie Yunus, Sarat Rekayasa? Berita Utama|17 April 2026oleh Iqbal Jakarta – Banyak pihak tidak percaya dengan pernyataan resmi Kepala Oditurat Militer
Fernando Emas ke TNI: Rakyat Bukan Ancaman, Kritik Itu Wajar! Nasional|1 April 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, melontarkan pernyataan keras terkait
Polri dan TNI Sepakat, Pelaku Kasus Andrie Yunus Disebut Anggota Militer! Fernando: Tunggu Apa Lagi? Berita Utama|23 Maret 202623 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta — Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas, menegaskan bahwa fakta
Fernando Emas: Jangan Biarkan Narasi Tandingan Menyesatkan Kasus Andrie Yunus Berita Utama|23 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta — Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas, menegaskan bahwa fakta
Apresiasi Polri, Fernando Emas: Negara Hadir dalam Kasus Andrie Yunus Nasional|18 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyampaikan apresiasi dan terima
Terungkap! 4 Anggota TNI Terlibat Penyiraman Aktivis HAM, Fernando Emas: Dalangnya Harus Diusut Berita|18 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mendesak pengusutan tuntas kasus
Fernando Emas : Uji Materi Posisi Polri Diduga Sarat Kepentingan Politik Berita|5 Maret 20266 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Gugatan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang
Nama UI dalam Pusaran Aksi Emosional, Moral Force Mahasiswa Dipersoalkan Berita Utama|1 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyayangkan aksi seorang mahasiswa