Apresiasi Polri, Fernando Emas: Negara Hadir dalam Kasus Andrie Yunus Nasional|Rabu, 18 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyampaikan apresiasi dan terima
Terungkap! 4 Anggota TNI Terlibat Penyiraman Aktivis HAM, Fernando Emas: Dalangnya Harus Diusut Berita|Rabu, 18 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mendesak pengusutan tuntas kasus
Fernando Emas : Uji Materi Posisi Polri Diduga Sarat Kepentingan Politik Berita|Kamis, 5 Maret 2026Jumat, 6 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Gugatan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang
Nama UI dalam Pusaran Aksi Emosional, Moral Force Mahasiswa Dipersoalkan Berita Utama|Minggu, 1 Maret 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyayangkan aksi seorang mahasiswa
RPI: Dorongan Polri di Bawah Kementerian ala Gatot Nurmantyo Langkah Mundur Berita|Rabu, 28 Januari 2026oleh Iqbal Jakarta – Pernyataan keras mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang mempertanyakan sikap
Fernando Emas: Pernyataan Kapolri “Lebih Baik Jadi Petani” Cerminkan Kepemimpinan Negarawan Berita Utama|Senin, 26 Januari 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap
MK Tegas Soal Polisi Aktif, Fernando Emas: Jabatan Sipil Polri Legal Nasional|Selasa, 20 Januari 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan dukungan penuh terhadap
MK Kunci Isu Rangkap Jabatan, Fernando Emas Tegaskan Polri Tak Langgar Konstitusi Berita Utama|Senin, 19 Januari 2026oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan dukungan penuh terhadap
Perpol 10/2025 Diperlukan untuk Kepastian Hukum, Fernando Emas Bantah Narasi Pelemahan Demokrasi Berita|Sabtu, 13 Desember 2025oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan dukungan penuh terhadap
Reformasi Polri: Hindari Agenda Politik Tersembunyi, Utamakan Kepentingan Rakyat Berita|Rabu, 10 Desember 2025oleh Iqbal Jakarta – Direktur Rumah Politik sekaligus pengamat politik, Fernando Emas, menegaskan bahwa