Ini Isi 5 Ikrar yang Dibacakan Calon Gubernur Muslim DKI

Politik568 Dilihat

Beritaasatu – Para bakal calon kandidat Gubernur muslim DKI Jakarta yang telah ikut mendaftarkan dirinya dalam konvensi yang diadakan Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah membacakan lima ikrar.

Lima ikrar itu berisikan, pertama para calon harus siap menerima program yang pro rakyat kecil. Ikrar berikutnya, siap menegahkan Amar Makruf Nahi Mungkar. Ketiga, menerima program-program dari Majelis Tinggi Dewan Pemilik Gubernur Muslim. Selanjutnya, menerapkan nilai-nilai Islam keseluruh aspek di Jakarta.

“Terakhir, siap menciptakan pemerintah bersih dan siap mundur apabila tersangkut kasus korupsi,” ungkap lima calon Gubernur Muslim yang hadir dalam silahturami Ulama, Habib dan tokoh Jakarta dengan bakal calon Gubernur muslim DKI Jakarta bertema ‘Membangun Jakarta yang Sejahtera dan Berkah’ diinisiasi Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), di Gedung Joeang 45, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Cagub Muslim DKILima calon Gubernur Muslim tersebut adalah Habib Ali Thoir, M. Sanusi, Mardi SH, Darwin Lubis, dan Firdaus.

Ketua GMJ KH. Fahrurrozi Ishaq berharap siapapun nama yang lolos akan dimintai komitmen untuk berjuang bersama mengusung satu gubernur Muslim untuk head to head dengan Ahok. Seluruh peserta konvensi itu dengan komitmen Satu Cagub Kalahkan Ahok akan disosialisasikan kepada rakyat Jakarta melalui Posko-posko Rakyat GMJ.

“Tim Sukses masing-masing peserta konvensi juga diberi kesempatan untuk membawa calonnya blusukan ke rakyat berkoordinasi dengan posko Rakyat GMJ. Siapapun kita di Jakarta bahkan di seluruh negeri ini wajib memberikan apresiasi kepada Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah yang telah mengawali usaha-usaha politik kerakyatan demi menjaga marwah Islam dan umat Islam di negeri ini,” tuturnya.

Fahrurozy yang pernah menjadi Gubernur tandingan Ahok itu berencana mengajak umat Islam se-DKI Jakarta untuk bersama-sama turun kejalan pada 1 April di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut penjarakan Ahok dalam korupsi RS. Sumber Waras.

“Ajak para jemaah masjid dan umat Islam untuk duduki KPK pada 1 April 2016 dengan menyampaikan tuntutan penjarakan Ahok,” pungkasnya.

Komentar