Hadang Ahok di Pilgub Jakarta, Ulama se-DKI akan Gelar Konvensi Cari Gubernur Muslim

Politik321 Dilihat

Beritaasatu – Para tokoh, ulama dan habaib telah menyaring beberapa kandidat calon Gubernur DKI Jakarta dari umat Islam (muslim) untuk head to head melawan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam pertarungan Pilgub DKI Jakarta 2017. Pasalnya, Ahok yang memilih maju melalui jalur independen tersebut membuat kalangan tambah khawatir jika Ahok menang kembali.

Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH. Muhammad Al Khaththath mengaku untuk menghilangkan kegalauan tersebut, perlu satu mekanisme elegan untuk menyatukan semua Calon Gubernur Muslim maju bersama dalam Pilgub dan menang. Mekanisme itu adalah konvensi.

“Kami tokoh, ulama dan habaib untuk mewujudkan Jakarta berkah, bersih dan beradab telah menemukan formulasi dengan jalan menggelar konvensi untuk mencari kandidat calon Gubernur muslim,” tegas Al Khaththath.

Cagub Muslim DKIHal itu mengemuka dalam silahturami Ulama, Habib dan tokoh Jakarta dengan bakal calon Gubernur muslim DKI Jakarta bertema ‘Membangun Jakarta yang Sejahtera dan Berkah’ diinisiasi Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), di Gedung Joeang 45, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Lebih lanjut, Al Khaththath mengatakan dalam konvensi Calon Gubernur Muslim itu akan mengundang semua Calon Gubernur Muslim memberikan komitmen bersama untuk maju bersama dan menang dalam pilgub dengan mengusung Satu Calon Gubernur Muslim yang paling unggul dalam konvensi.

Al Khaththath pun menyebutkan beberapa nama kondang telah ikut mendaftar diantaranya Habib Ali Tohir, mantan Menpora Adhyaksa Dault, Ekonom Ichsanudin Noorsy, Mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Pengusaha Sandiaga Uno, M. Sanusi, dll.

“Para calon harus siap menerima program yang pro rakyat kecil, juga siap menegakkan amar makruf nahi Mungkar,” ucap dia.

Selain itu, kata dia, juga harus siap mundur apabila tersangkut kasus korupsi karena tugas Gubernur muslim harus menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Paling penting adalah menerima program-program dari Majelis Tinggi Dewan Penilik Gubernur Muslim, dan menerapkan nilai-nilai Islam ke seluruh aspek di Jakarta,” tutur dia.

Lebih jauh, Al Khaththath menerangkan pihaknya telah membentuk tim untuk mengumpulkan KTP untuk memberikan dukungan terhadap calon Gubernur Muslim. Al Khaththath menambahkan hasil konvensi tersebut akan dideklarasikan sebagai Calon Gubernur Muslim pilihan rakyat Jakarta yang diusung oleh para ulama, habaib, dan tokoh umat Islam yang tergabung dalam Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah.

“Para pendukung nanti akan mendaftarkan cagub muslim itu ke KPUD untuk bertarung dalam Pilgub DKI 2017 “head to head” melawan Ahok. Selanjutnya para relawan melakukan kampanye besar-besaran sehingga nama Gubernur Muslim hasil konvensi benar-benar berada di hati rakyat Jakarta,” pungkasnya.

Komentar