Beritaasatu – Negarawan Centre Dr. Ir. Johan O Silalahi, MH memprediksi Presiden Jokowi yang telah diusung PDI Perjuangan itu akan sulit bertahan hingga akhir jabatannya, apalagi untuk bisa menang kembali dalam Pilpres dan Pemilu serentak tahun 2019.
“Presiden Jokowi sulit bertahan hingga akhir jabatanya. Ini pesan buat Ibu Megawati dan PDI-P selaku partai pendukungnya,” ungkap Johan saat diskusi bertema “Alarm Bahaya untuk Jokowi-JK, Reshuffle Kabinet sebagai Solusi?” di Warung Komando Tebet, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Johan juga menilai bahwa kabinet kerja Jokowi-JK paling gaduh dan terburuk sepanjang sejarah pemerintahan di Indonesia. Ia pun mengingatkan jika Jokowi tidak berani mereshuffle Menterinya maka akan membahayakan masa depan bangsa.
“Sesungguhnya saat ini Presiden Jokowi dan Wapres JK sedang mempertaruhkan jabatannya,” ucap dia.

“Seperti adanya deponering kasus hukum Abraham Samad dan Bambang Widjojanto,” beber dia.
Selain itu, sambung Johan, kegagalan lainnya adalah meledaknya angka pengangguran akibat PHK massal dan sulit membuka lapangan kerja.
“Meledaknya PHK dan pengangguran di Indonesia telah menjadi bukti kegagalan Jokowi-JK dalam membuka lapangan kerja,” pungkasnya.