oleh

Gelar Munajad 212, Karyono Nilai MUI Jakarta Rusak Citra Lembaga

JAKARTA – Pengamat politik dari The Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai bahwa kegiatan Munajad 212 yang akan digelar oleh MUI DKI Jakarta dan FPI sangat kental muatan politiknya.

“Penyelenggara MUI DKI Jakarta dan FPI tapi yang diundang adalah Sandiaga Uno, Anies Baswedan, ketua-ketua partai koalisi pendukung 02, saya kira MUI Jakarta sudah masuk ke ranah politis,” kata Karyono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/1/2019).

Sekalipun kegiatan tersebut dikemas dengan dzikir, istighosah dan doa bersama, ia menilai bahwa kegiatan itu adalah kegiatan politik praktis, karena dianggap sudah memenuhi unsur-unsur

“Kalau memang itu murni untuk doa, kegiatan-kegiatan spiritual keagamaan, doa untuk bangsa dan pemilu damai, mestinya acara tersebut mengundang pihak-pihak lain termasuk dari pihak 01 dan juga bisa melibatkan pemerintah dan sebagainya, itu baru kelihatan netral,” tegasnya.

Jika tidak, maka jelas Munajad 212 murni kegiatan politik praktis.

Kemudian Karyono pun memberikan kritikan kepada MUI DKI Jakarta agar tetap menjaga netralitas sebagai lembaga dan organisasi keagamaan di Indonesia.

“Harusnya MUI kan netral tidak masuk ke ranah politik. MUI pusat kan sudah bersikap netral, nah mestinya MUI DKI Jakarta ya harus sama sikapnya dengan MUI Pusat,” ujarnya.

Jika tidak, ia mengkhawatirkan justru sikap Ketua MUI DKI Jakarta akan merusak legitimasi dari MUI sebagai kelembagaan.

“Saya kira ini menciderai sikap MUI yang bijak, MUI pusat yang sudah on the right track. Tentu saja dengan adanya kegiatan munajad 212 yang diselenggarakan MUI DKI Jakarta. Ini menodai dan rusak image dan lembaga MUI,” pungkasnya.

Karyono menduga kegiatan itu semakin menunjukkan kepentingan politik MUI Jakarta secara pribadi dengan capres tertentu.

“Saya kira MUI pusat harus bisa memberikan teguran kepada MUI Jakarta. Dan MUI jangan masuk ke ranah-ranah politis karena bisa merusak citra lembaga tersebut dan bisa timbulkan keretakan ummat,” tutupnya.

Komentar

News Feed