BEM SI Kecam Adu Domba Mahasiswa

Nasional243 Dilihat

Jakarta – Sehubungan dengan edaran undangan kegiatan ‘Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia’ yang diselenggarakan di Cibubur, 4-6 Februari 2017 dengan mengangkat tema ‘Meneguhkan Komitmen Menjaga Indonesia’ pada eksekusi di lapangan kenyataannya tidaklah demikian.

Koordinator BEM Seluruh Indonesia Wildan Wahyu Nugroho menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda yang memiliki tendesius politik dan disetting untuk pro terhadap pemerintahan Joko Widodo dan mematikan ruh mahasiswa sebagai pengawal kebijakan pemerintah.

“Pada beberapa sesi disampaikan hal-hal yang menyudutkan beberapa ormas dan tokoh nasional yang dicap merugikan pemerintah rezim Joko Widodo, sehingga hal ini berpotensi memicu disintegrasi bangsa dan memunculkan rasa benci,” kata Wildan hari ini.

Dikatakan Wildan, kegiatan tersebut sarat dengan politisasi pada mahasiswa untuk mendukung salah satu figur partai dengan menggunakan embel-embel mahasiswa, dengan kata lain panitia telah berbohong dan mengotori marwah mahasiswa.

Wildan NugrohoKegiatan tersebut merupakan upaya pecah belah persatuan mahasiswa serta penggembosan pergerakan mahasiswa akan dimensi idealisme eksekutif kampus dan menggiring mahasiswa untuk melakukan aksi turun ke jalan dengan konten tuntutan yang telah panitia siapkan.

“Dengan kata lain ditunggangi kepentingan politik. Dan ada peserta yang berseberangan dengan agenda tersebut diusir keluar secara tidak hormat,” jelas dia.

Oleh karenanya, lanjut dia, seluruh BEM Perguruan Tinggi yang tergabung dalam anggota Aliansi BEM Seluruh Indonesia tidak pernah mendelegasikan mahasiswa dalam agenda tersebut dan menyatakan tidak terlibat. Pihaknya menuntut Presiden Republik Indonesia mengklarifikasi agenda Jambore dan Silaturahmi mahasiswa Indonesia bukanlah agenda mahasiswa, seperti yang diklaim panitia.

“Menolak politisasi dan penunggangan gerakan mahasiswa,” sebut dia.

Selain itu, kata dia, pihaknya mengecam upaya pecah belah bangsa dan pengkhianatan terhadap Pancasila dan nilai luhur bangsa Indonesia. Dan upaya adu domba persatuan mahasiswa dan penggembosan idealisme mahasiswa.

“Kami mengajak kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan tidak terprovokasi akan sumbu pendek yang sengaja dibuat baik oknum yang tidak bertanggung jawab maupun rezim pemerintah,” tandasnya.

Komentar