Jakarta – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyampaikan catatan kritis dan refleksi terhadap beberapa hal yang terjadi di Indonesia selama tahun 2016, serta dalam rangka menyongsong program ICMI di tahun 2017.
Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie mengkritisi terkait regulasi Tenaga Kerja Asing (TKA) salah satunya adalah kebijakan pemerintah yakni bebas visa. Kata dia, isu “serbuan” TKA ilegal China telah menimbulkan ketakutan dan keresahan di masyarakat.
“Bukan masalah jumlah, tapi persepsi. Termasuk kebijakan soal VISA, dan lain-lain. Harus evaluasi,” ungkap Jimly di kantornya Jl. Proklamasi hari ini.

“Kecuali dalam hal-hal yang tidak bisa tidak, harus dikerjakan oleh orang lain,” ujarnya.
Masih kata bekas Ketua MK, keberadaan TKA hampir ada di semua negara, hanya permasalahannya adalah soal peruntukan dan jumlah.
“Cuma perlu dievalusi jangan sampai timbul salah paham seperti sekarang,” tandasnya.