Mahasiswa Timur Indonesia Tolak Label “Provokator”

Nasional195 Dilihat

Mahasiswa indonesia timurBeritaasatu.com, Jakarta – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan dari Mahasiswa Kawasan Timur Indonesia, menyatakan sikap penolakan  atas label “Provokator” terhadap gerakan mahasiswa, pasca bentrokan pada aksi 4 November 2016 lalu, didepan Istana Negara Jakarta.

Mahasiswa yang berkumpul hari ini di gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, menyerukan Stop Kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa.

“Stop kriminalisasi terhadap Aktivitas Mahasiswa Dan Rakyat yang berjuang secara konstitusional” ujar kordinator mahasiswa timur, Jami Kuna di jakarta, kamis (10/11).

Menurut Kuna, bentrokan 4 November lalu, bukan hanya dari mahasiswa saja yang terlibat, tetapi ada massa lain yang juga ikut serta. Lalu Mengapa hanya mahasiswa saja yang di jadikan tersangka. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak kepada pihak kepolisian untuk membebaskan kawan mahasiswa yang masih ditahan hingga saat ini. 

“Kami mahasiswa dari kawasan timur tetap patuh pada Negara Indonesia dalam naungan Pancasila” tegas Kuna.

 
Dirinya menegaskan, bahwa gerakan mahasiswa kawasan timur indonesia tidak terpengaruh akan isu-isu disintegrasi bangsa yang muncul saat ini.

 

Komentar