Yayuk Basuki: Negara Berperan Cerdaskan Kehidupan Bangsa

Nasional213 Dilihat

Semarang – Anggota Komisi X DPR RI Dapil I Jawa Tengah, Yayuk Basuki melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan tersebut diadakan bersama pemuda dan tokoh masyarakat Kota Semarang, Kamis (7/4/2016). Serta dihadiri puluhan warga setempat, yang terdiri dari tokoh masyarakat, para pemuda, dan seluruh jajaran pengurus RW.

Yayuk Basuki
Yayuk Basuki
Dalam acara ini, selain menampung aspirasi warga yang hadir, Yayuk juga mensosialisasikan serta memonitoring program pemerintah, yakni Program Indonesia Pintar (PIP). Ada ratusan siswa sekolah dari SD hingga SMA/SMK di daerah tersebut yang telah mendapatkan bantuan PIP.

Bertemu dengan puluhan perwakilan orang tua murid, yang merupakan pemuda dan tokoh masyarakat sekitar, Yayuk mendengarkan keluh kesah mereka.

“Sesuai amanah UUD 1945 bahwa negara berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, maka sosialisasi dan monitoring PIP ini sangat diperlukan. Kami sebagai wakil rakyat di pusat ingin memastikan penyebarannya tepat sasaran,” jelas Yayuk, yang juga mantan atlit tenis internasional ini.

Yayuk juga menegaskan, betapa pentingnya empat pilar kebangsaan jika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam mewujudkan bangsa yang cerdas seperti amanah UUD 1945. Hal ini bukan hanya tugas para pendidik, namun juga semua pihak yang terkait dengan pendidikan.

“Termasuk generasi mudanya sendiri dalam menyikapi arus budaya luar negeri. Hendaknya lebih selektif agar kesadaran akan cinta tanah air terpatri lebih kuat,” tambah Yayuk.

Dalam kegiatan tersebut, salah seorang warga yang telah merasakan manfaat PIP menyampaikan apresiasinya. Dia adalah Kirdiyanto, yang meminta agar sistem pencairan PIP dibuat lebih simpel lagi.

“Kami sangat berterimakasih atas penerimaan PIP di daerah kami. Semoga pencairannya lancar, sehingga dana PIP tersebeut dapat segera digunakan untuk kebutuhan sekolah masing-masing siswa,” pungkas Kirdiyanto.

Komentar