Komnas Ham Sebut Tak Ada Otopsi Siyono Sebelumnya

Nasional321 Dilihat

Beritaasatu – Komisioner Komnas Ham Siane Indriani menilai ada banyak kejanggalan adanya peristiwa kematian Siyono jika dilihat dari hasil publikasi otopsi yang dilakukan dokter forensik Muhammadiyah.

“Ini adalah fakta yang berisi informasi terkait pertanyaan-pertanyaan yang selama ini terjadi pada kasus Siyono. Ada banyak kejanggalan jika disampaikan dari hasil otopsi kali ini. Dan kami diminta membukanya atas izin dari dokter dan keluarga sehingga harus dibuka ke publik,” tegas Siane saat menerima penyerahan hasil otopsi dari Ketua Tim Dokter Forensik ke pihak PP Muhammadiyah, di Komnas Ham, Jl. Latuharhari 4B Menteng Jakarta Pusat, Senin (11/4/2016).

Komnas HamDisebutkan Siane, bahwa fakta yang paling utama adalah jenazah Siyono tidak pernah dilakukan otopsi sebelumnya. Selanjutnya, kata dia, kematian Siyono ini merupakan akibat dari benda tumpul dirongga dada, patah tulang tangan kanan, dan tulang dada patah. Dan kearah jantung mengakibatkan kematian.

“Serta ada akibat hal lain sehingga akibatkan kematian,” tutur dia.

Sementara itu, kata dia, ada luka akibat kepala tapi tidak sebabkan kematian.

“Dari rangkaian hasil otopsi tidak ditemukan adanya perlawanan dari Siyono (defensif). Dan ada indikasi terjadi memar kerusakan belakang,” tukasnya.