Beritaasatu – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan akan mengevaluasi prosedur penggeledahan lembaganya saat melakukan penggeledahan di Gedung DPR dalam rangka penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat politikus PDIP Damayanti Wisnu Putransu (DWP).

“Kami akan mengevaluasi prosedur penggeledahan KPK. Setiap tindakan di lapangan pasti akan kita lakukan evaluasi, supaya lebih smoth dan lebih baik,” ungkap Basaria, Rabu (20/1/2016).
Lebih lanjut, Basaria menyatakan para pimpinan siap apabila pimpinan DPR memanggilnya guna mendengar klarifikasi terkait penggeledahan yang dilakukan dengan membawa personel Brimob bersenjata lengkap tersebut.
“Kalau di undang siap dong (untuk hadir),” tuturnya.
Lebih jauh, Basaria memastikan penggeledahan yang dipermasalahkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan hanya masalah taktik di lapangan.
“Saat itu kebetulan sedang siaga satu dan senjata itu melekat pada Brimob,” pungkasnya.