Eggy Mengundurkan Diri, Sutan Naik Pitam ke Hakim Theresia

Hukum423 Dilihat

eggi sudjanaBeritaasatu – Penasihat hukum Sutan, Eggy Sudjana mengaku kecewa terhadap putusan sela yang disampaikan Ketua Hakim Majelis Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Eggy pun rencana mengundurkan diri menjadi kuasa hukum Sutan.

Setelah mendengarkan pernyataan itu, Hakim Artha kemudian memberikan kesempatan kepada mantan Ketua Komisi VII Sutan Bhatoegana untuk menanggapi sambil mengingatkan bahwa niatan Penasihat Hukum yang akan mundur untuk mendampingi bisa dibicarakan sendiri diluar sidang.

“Begini, supaya kita ini jalan di hukum acara. Masalah anda didampingi oleh siapa, sebagai penasihat hukum saudara, itu bisa saudara bicarakan sendiri,” ujar Hakim Artha di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2015).

Namun hal tersebut sempat disela oleh Sutan, dan membuat Hakim Artha berbicara dengan nada tinggi. “Dengarkan saya bicara dulu,” tegasnya.

Seperti tak mau kalah, Sutan pun balik membentak Hakim Artha.

“Ibu juga jangan mentang-mentang juga kalau gitu. Ibu kira saya takut mau ibu berapa puluh tahun, silakan! Kalau udah di setting begini (persidangan), silakan! Bukan begitu caranya, saya kan menghormati mau beliau supaya orang tahu,” tutur Sutan masih dengan nada tinggi.

Hakim Artha ingin kembali memberi kesempatan kepada Sutan untuk menanggapi terkait sidang selanjutnya dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU KPK. Namun, Sutan tetap ingin menanggapi niat kuasa hukumnya yang ingin mengundurkan diri.

“Ini terakhir kalinya kita berbicara dengan nada tinggi, janji ya. Saya tidak berbicara dengan suara tinggi tapi saudara tunjukkan bahwa saudara seorang terpelajar,” ucap Hakim Artha agar tak mengulangi ungkapan dengan nada tinggi.

Mendengar peringatan tersebut, terdakwa dugaan penerimaan hadiah dalam pembahasan APBN-P Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2013 di Komisi VII DPR RI itu, langsung meminta maaf dan berjanji tak mengulangi kesalahannya.

“Saya mohon maaf bu. Kalau suara tinggi saya mohon dimaafkan bu, saya dimaafkan begitu. Ini dimana-mana saya tiba-tiba begitu bu. Makanya bu saya mohon maaf kan sudah sadar saya,” tukasnya.