Aspek Indonesia: Pernyataan Menteri Hanif Menyesatkan

oleh -10.421 views

Buruh LomenikBeritaasatu – Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia meminta Pemerintahan Joko Widodo untuk menunda pemberlakuan untuk seluruhnya isi Peraturan Pemerintah 46/2015 terkait program Jaminan Hari Tua, sampai adanya revisi yang lebih melindungi hak-hak pekerja.

“Bagaimana mungkin Peraturan Pemerintah diimplementasikan sebagian saja, sedangkan yang sebagian lagi tidak diimplementasikan? Tanpa adanya produk hukum baru yang menetapkan tentang pemberlakuan sebagian itu?” demikian disampaikan Presiden Aspek Indonesia, Mirah Sumirat, Senin (17 Juli 2015).

Mirah Sumirat menilai penyataan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri yang mengatakan bahwa rancangan PP 46/2015 sudah dibahas di forum tripartit nasional sangat menyesatkan.

Dokumen risalah rapat LKS Tripartit Nasional yang ditunjukkan oleh pihak Kementerian Ketenagakerjaan sesungguhnya tidak membuktikan bahwa telah adanya pembahasan terhadap rancangan PP tersebut.

“Risalah rapat dimaksud hanya menyatakan bahwa seluruh unsur tripatit Nasional mendukung segera diterbitkannya PP tentang JHT. Persoalannya adalah, tidak pernah ada pembahasan bersama terhadap rancangan PP 46/2015 dimaksud,” tukasnya.

Comment