
Mengutip akun twitter @emerson_yuntho, dalam tiga jam, petisi mendapat dukungan lebih dari 5.000 tanda tangan. Melalui timeline twitternya, Emerson mengatakan, Rabu pagi pukul 8.10 dukungan yang dimulai sejak tanggal 9 Januari lalu itu telah mendapat dukungan 13.909 pemilik akun email.
Dalam petisi yang menargetkan dukungan 25.000 tanda tangan ini, aktivis anti korupsi itu meminta Presiden Jokowi:
- Membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan (tersangka korupsi) sebagai Kapolri dan menarik kembali surat yang disampaikan kepada DPR pada 9 Januari 2015. Penarikan surat ini harus dianggap sebagai bentuk koreksi terhadap langkah Jokowi yang terburu-terburu dalam menetapkan calon tunggal Kapolri.
- Melibatkan atau mengundang KPK, PPATK dan Komnas HAM untuk memberikan masukan mengenai rekam jejak para calon Kapolri.
- Membuka diri terhadap masukan dari semua pihak termasuk masyarakat dan media mengenai rekam jejak para calon Kapolri.