Soroti Kabareskrim Baru, Jari 98 : Siapapun yang Terpilih, Berikan Apresiasi Nasional|Selasa, 5 November 2019oleh Iqbal JAKARTA – Pemilihan siapa yang tepat mengisi Kabareskrim Polri, menjadi hak prerogatif
Tunggangi Mahasiswa Tiap Demo, Barisan Belum Legowo Sebaiknya Periksa ke Psikiater Nasional|Selasa, 15 Oktober 2019oleh Iqbal JAKARTA – Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta menyebut gerakan aksi demonstrasi yang berujung
Isu Demo Mahasiswa Inginkan Perppu, Jari 98 : Itu Taktik, Sasaran Sebenarnya Lengserkan Jokowi Nasional|Selasa, 1 Oktober 2019oleh Iqbal JAKARTA – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) menilai pernyataan pakar hukum
Pasang Badan Untuk KPK, Jari 98 Ancam Aksi Jika Masih Ada Main Politisasi Nasional|Jumat, 13 September 2019oleh Iqbal JAKARTA – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari) 98 meminta Wadah Pegawai KPK
Nilai UU KPK Layak Revisi, Jari 98 : Sah Saja, UU Bukan Kitab Suci Nasional|Senin, 9 September 2019oleh Iqbal JAKARTA – Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) Willy Prakarsa
Jari 98 : KPK Dibubarkan Saja Bila Tanpa Unsur Polisi dan Jaksa Nasional|Kamis, 5 September 2019oleh Iqbal Jakarta-Unsur Kepolisian dan Kejaksaan mutlak harus ada dalam internal KPK (Komisi Pemberantasan
Gelar Istighosah Akbar, Jari 98 Doakan Keselamatan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Nasional|Jumat, 9 Agustus 2019oleh Iqbal TANGSEL – Kumandang ayat kursi menggema dari ribuan masyarakat Kota Tangerang Selatan
Nyata Pilpres Ditunggangi, Waspadai Free Rider Alias Penumpang Gelap Nasional|Kamis, 16 Mei 2019oleh Iqbal JAKARTA – Fakta-fakta seputar Pemilu 2019, khususnya Pilpres, mulai dari tahap deklarasi
Jurus Jitu Ala Willy Prakarsa Kerjain Caleg yang Apatis ke Lingkungan Masyarakat Politik|Sabtu, 19 Januari 2019oleh Iqbal JAKARTA – Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) Willy Prakarsa
Tabligh PA 212 Solo Raya Ilegal, Jadilah Muslim yang Baik Taat Aturan Izin Keramaian Politik|Minggu, 13 Januari 2019oleh Iqbal JAKARTA – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) menilai ada upaya massa