Menteri Amran: Kolaborasi dengan Polisi Aktif Hasilkan Pengawasan Lebih Kuat Berita|21 November 2025oleh Iqbal Jakarta – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberadaan anggota Polri aktif
Angka Kepuasan 79,8% Bukti Meningkatnya Kepercayaan Publik pada Polri Berita|20 November 202521 November 2025oleh Iqbal JAKARTA – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri mencapai angka 79,8% berdasarkan
Ketegasan HAI: Militerisasi TNI Ancaman Serius, Bukan Hanya Penguatan Polri Berita|19 November 20251 Desember 2025oleh Iqbal Jakarta – Direktur Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama, memberikan respons keras terhadap
Pengamat: Kultur Pelayanan Polri Mulai Berubah ke Arah yang Lebih Dialogis Berita|19 November 20251 Desember 2025oleh Iqbal Jakarta — Reformasi Polri 2025 memasuki tahap konsolidasi setelah melalui serangkaian evaluasi
Netralitas hingga Akuntabilitas: Tantangan Hubungan Sipil-Militer dalam Diskusi Publik FH UGM Berita|19 November 2025oleh Iqbal JAKARTA – Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid menegaskan bahwa dalam konteks
Soleman Ponto Kritik Polisi, Imparsial Ingatkan Ancaman Aktivisme TNI di Jabatan Sipil Berita|19 November 20253 Desember 2025oleh Iqbal Jakarta – Mantan Kabais, Soleman Ponto, kembali memantik perdebatan publik setelah mengkritik
Ahli Hukum: MK Putuskan Pembatasan Jelas, Polisi Tak Boleh Duduki Jabatan Sipil Sembarangan Berita|18 November 2025oleh Iqbal Jakarta – Polemik penempatan anggota Polri aktif di jabatan sipil kembali menguat
Ahli: Jabatan Sipil untuk Polisi Harus Mendukung Tugas Kepolisian, Jika Tidak Wajib Mundur Berita|18 November 2025oleh Iqbal Jakarta – Polemik terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114/PUU-XXIII/2025 terus bergulir.
Irjen Sandi: Jabatan Sipil Polisi Terbentuk dari Permintaan Bukan Penempatan Sepihak Berita|17 November 2025oleh Iqbal Jakarta – Polri menjelaskan soal anggota yang menduduki jabatan sipil buntut adanya
Indonesia Tembus Kelompok Elit Negara Teraman Dunia Versi Gallup Berita|17 November 2025oleh Iqbal Jakarta – Dua lembaga riset, Litbang Kompas dan Gallup, kompak mencatat tren