oleh

Amien Rais Disarankan Datangi Polisi, Aktivis 98: Prabowo Harus Rombak Orang Dibelakangnya, Jangan Mau Dijerumuskan

-Politik-125 views

Jakarta – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) menyarankan kepada Amien Rais untuk datang ke Polisi dengan memperjelas penyelidikan terkait kasus hoaks yang dilakukan mantan timses Prabowo Sandiaga Uno, Ratna Sarumpaet.

Pasalnya, Amien Rais telah mangkir di panggilan pertama sebagai saksi kasus hoaks Ratna.

“Amien Rais gak perlu banyak ngoceh, lebih baik gantlemen datangi Polda Metro sebagai saksi kasus Ratna. Justru rugi ketika ada panggilan Polisi dia tidak datang,” ungkap Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa, Selasa (9/10/2018).

Lebih lanjut, Willy berharap agar Amien Rais memiliki niat baik untuk bersikap kooperatif membantu penyidik. Dia tak mempermasalahkan jika Amien Rais mau didampingi ratusan pengacara dan massa 212.

“Polda Metro tak perlu takut dengan ancaman Amien Rais, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Mau dia bawa ribuan massa kek, pengacara kek, hukum tetap tidak bisa di intervensi. Kami akan kawal dari pintu masuk Polda Metro,” jelas Willy.

Dia pun mengaku kasihan dengan Prabowo lantaran tokoh-tokoh dibelakangnya dinilai merugikan dan menyusahkan langkahnya untuk menang di Pilpres 2019.

“Orang-orang dibelakang Prabowo justru menghambat dia bisa menang di 2019. Kalau aku jadi Prabowo, saya bersihkan benalu-benalu itu. Kasihan saya melihatnya, Prabowo dibikin terjebak suasana,” tuturnya.

Lebih jauh, Willy menyoroti langkah tim Prabowo-Sandi yang berencana mengajukan praperadilan terkait pemanggilan oleh polisi terhadap Amien Rais dalam kasus hoax yang diciptakan Ratna Sarumpaet.

“Baru jadi saksi kok praperadilan. Ini makin ngaco aja tim-timnya Prabowo, orang belum ditetapkan tersangka kok malah praperadilan. Yang boleh itu ya Ratna karena sudah tersangka. Prabowo harus rombak itu orang-orang dibelakangnya, ini mah menjerumuskan Prabowo namanya,” pungkasnya.

Komentar

News Feed