Jakarta – Tampaknya, akan berakhirnya jabatan Gubernur DKI Jakarta yang sedang disandang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tinggal menghitung bulan lagi, akan menjadi momen paling menyedihkan. Sebab, setelah dinyatakan kalah dalam kontestasi politik elektoral pada Pilkada DKI 2017 lalu, kini para pendukungnya ramai-ramai mengirimkan karangan bunga berisi dukungan dan tangisan yang saat ini dipajang di depan Balai Kota DKI Jakarta.
Karangan bunga tersebut terus berdatangan, dan menurut informasi yang beredar, hingga saat ini sudah mencapai angka ribuan karangan bunga, baik yang berbentuk kecil, sedang dan berbentuk besar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri dan Daerah DKI, Mawardi, kepada awak media saat berbincang mengenai karangan bunga tersebut, Rabu (26/4).

“Informasinya sekarang sekitar 1.000 karangan bunga, namun sedang didata dulu. Sama nanti ada tim, tapi informasi ke saya sudah ada 1.000 karangan bunga,” terang Mawardi.
Tidak hanya itu saja, Mawardi juga menjelaskan bahwa aneka karangan bunga yang dikirimkan khusus kepada Ahok, bentuknya macam-macam, mulai dari yang berbentuk papan, buket, hingga standing flower.
Masih kata Mawardi, dirinya tidak tahu mesti diapakan karangan bunga berjumlah ribuan tersebut. Dia mengaku masing menunggu kebijakan Ahok terkait dengan hal itu.
“Untuk sementara belum ada perintah khusus, nanti akan komunikasikan lagi arahkan gimana,” tukas Mawardi.
Dari foto-foto yang beredar, tampak ruang terbuka di depan Balai Kota DKI Jakarta sudah tidak cukup lagi untuk menempatkan karangan-karangan bunga baru lagi. Sebab, ruang itu sudah penuh.
Karena itu, ketika ada karangan bunga lain datang, pihak Balai Kota langsung menempatkan di sepanjang trotoar dekat Balai Kota.
Karena dari saking padatnya karangan bunga, ada beberapa buah yang yang diletakan di sepanjang taman di Jalan Medan Merdeka Selatan.
Beberapa tulisan yang dipampang di karangan bunga tersebut, sangat beragam, utamanya ungkapan kesedihan.
“Pak Ahok mantan terindah. Jakarta membuang sebutir berlian. Dari kami yang kecewa Pak Ahok dizholimi”.
“Pak Ahok dan Pak Djarot terima kasih. Hanya kalian di hati kami. Takan pernah tergantikan”.
“To Pak Ahok dan Pak Djarot. Thank you for all the works you have done. We are so proud of you”.
Ini hanya sebagian saja dari ungkapan-ungkapan si pengirim karangan bunga tersebut. Lebih jelasnya, pembaca bisa datang langsung ke Balai Kota saat ini.