Gus Sholah: Pemilih Jakarta Sudah Cerdas Tak Dapat Diintimidasi

Politik538 Dilihat

Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid yang kerap disapa Gus Sholah menilai, kegiatan Tamasya Al-Maidah tidak akan memengaruhi pemilih Jakarta. Dia yakin pemilik suara di DKI tak takut menggunakan hak suaranya karena kegiatan ini. Sebab, pemilih Jakarta sudah cerdas dan tidak dapat diintimidasi.

“Sudah cukup terlatih pemilih kita, tidak mungkin bisa diancam-ancam dan diintimidasi,” kata Gus Sholah kepada wartawan usai menghadiri peletakan batu pertama Pesantren Tebuireng cabang Banten di Petir, Kabupaten Serang.‎

Gus Sholah 2Di luar itu, Gus Sholah menyerahkan kegiatan Tamasya Al-Maidah ke pihak kepolisian. Apabila kegiatan tersebut dapat menimbulkan masalah, biarlah penegak hukum yang mengatasinya.‎

Gus Sholah‎ berharap, usai Pilkada, warga DKI dan masyarakat Indonesia kembali damai. Tidak ada lagi yang mempertentangkan antara Islam dan Indonesia yang selama ini dipertentangkan di Pilkada Jakarta.

“Sekarang ini kayaknya dalam kaitan Pilkada. Kalau memilih Ahok bukan Islam. Nggak betul. Kalau tidak memilih Ahok bukan Indonesia. Nggak ada hubungannya,” katanya.

Soal pilihan, ‎Gus Sholah mempersilakan warga memilih sesuai dengan hati nuraninya. Meski berbeda pilihan, warga harus saling menghormati.

“Jadi yang memilih Ahok, monggo. Nggak memilih Ahok, monggo. Yang Islam Tetap Islam, tetap Indonesia. Sudah saling menghormati tidak perlu ribut,” kata Gus Sholah.‎