Kenapa Al Maidah 51 Hanya Berlaku untuk Ahok yang Lain Tidak ??

Politik189 Dilihat

Jakarta – Pilkada Serentak 2017 yang digelar di 101 wilayah, ternyata hanya di DKI Jakarta isu agama dihembuskan untuk menjatuhkan pesaingnya yang berbeda agama.

Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) Gus Sholeh Mz mempertanyakan kenapa surat Al-Maidah ayat 51 hanya terjadi di DKI Jakarta.

“Kenapa Al Maidah 51 hanya diterapkan di Jakarta saja, tidak di terapkan di Kota lain, di Papua PKS mendukung Pendeta menjadi pemimpin,” cletuk Gus Sholeh.Gus Sholeh

Hal itu mengemuka saat diskusi kebangsaan bertema “Islam dan permasalah kebangsaan saat ini” di Cafe Pelangi lantai 2 Lebak Bulus Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Dia juga menyindir hanya orang yang sakit hati saja yang selalu mencari kesalahan orang lain, tidak mau melihat kebenaran yang ada. Padahal, kata dia, Indonesia adalah negara Pancasila yang menjadi saripati dari ideologi yang ada di seluruh dunia.

Gus Sholeh menyayangkan hanya gara-gara pakai baju kotak-kotak saja, orang meninggal tidak mau menshalati. Pasalnya, penyebaran spanduk “tolak sholati jenazah pro Ahok” semakin massive beredar dibeberapa masjid dan mushollah di Jakarta.

“Islam diajarkan untuk damai tanpa permusuhan, tapi ini kok malah menciptakan kegaduhan. Pendukungnya saja ciptakan kebencian, terus mau pilih calon pemimpin yang ciptakan permusuhan,” terang dia.

Gus Sholeh melanjutkan, Pilkada ini hanya soal politik saja, jadi jangan sampai termakan oleh janji yang diberikan dengan mengatasnamakan permusuhan. Sebab, fenomena yang terjadi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan sekali, hanya karena gara-gara pilih Ahok, orang meninggal tidak di shalatin.

“Nabi Muhammad selalu mengajarkan kebaikan antar sesama, ini akan menjadi satu hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT,” tuturnya.

Lebih jauh, Gus Sholeh mengemukakan pada prinsipnya bahwa agama tidak bisa dicampuradukkan dengan politik. Apabila agama dijadikan alat untuk mengejar kepentingan politik, akan mudah sekali terjadi konflik.

“Prinsip yang penting jangan mencampuradukkan agama dengan politik. Jangan jadikan agama barang murah dalam mengejar target politik. Ini asal muasal kita mudah marah,” tandasnya.

Komentar