Parpol Diingatkan untuk Tak Gunakan Politik Ambekan untuk Lawan Ahok

Politik525 Dilihat

Jakarta – Munculnya calon perseorangan atau independen merupakan pukulan telak bagi partai politik. Dan kemunculan ini di Pilkada sebenarnya hal yang wajar, apalagi telah diatur dalam UU.

“Pernyataan calon independen melakukan deparpolisasi jelas karena parpol terbukti tak mampu menelurkan kader mumpuni,” ungkap Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (31/3/2016).

dahnil anzar muhammadiyahMenurut dia, munculnya pasangan independen bukanlah bentuk dari deparpolisasi. Justru sebaliknya, harus ada evaluasi dari parpol ketika calon potensial lebih memilih jalur independen.

“Kalau saya jadi Ahok, saya akan bilang, iya saya melakukan deparpolisasi. Supaya kalian partai politik sadar diri, sudah banyak yang tidak percaya,” tutur dia.

Lebih lanjut, Dahnil pun menyarankan agar Parpol melakukan perlawanan, tapi bukan dengan cara menjegal atau membujuk legislator di parlemen untuk mengubah atau memberatkan syarat-syarat seseorang untuk maju sebagai calon independen. Selain itu, ia mengingatkan agar parpol untuk tidak menggunakan “politik ambekan” dengan menambah persyaratan calon perseorangan dalam revisi UU Pilkada.

“Parpol boleh melawan tapi dengan cara meningkatkan kualitas, bukan dengan politik bocah atau politik ambekan biar bisa dituju dengan revisi undang-undang, menggunakan kekuasaan untuk melawan,” pungkasnya.