Peneliti dan Lembaga Survei Diingatkan Tak Melacurkan Diri dengan Pembohongan Publik

Politik342 Dilihat

Jakarta – Peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengingatkan kepada sesama peneliti maupun lembaga survei untuk tidak senang dipanggil menjadi tim sukses.

“Dan para peneliti atau lembaga survei jangan hanya melacurkan diri dengan melakukan pembohongan publik,” ungkap Siti saat diskusi publik bertajuk ‘Jalur Perseorangan ; Penguatan Demokrasi atau Deparpolisasi” di kantor MMD, Jakarta (30/3/2016).

Siti ZuhroLebih lanjut, wanita yang akrab disapa Wiwik itu mewanti-wanti supaya jangan menjadi lembaga survei yang munafik untuk memanfaatkan pendidikan kebanyakan orang Indonesia yang masih mudah dipengaruhi.

“Kita semua sepakat dengan demokrasi dengan nilai-nilai yang sangat mencerahkan bangsa, jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan negara,” beber dia.

Lebih jauh, Wiwik juga menyinggung kemunculan calon perseorangan yang menjadi pembicaraan hangat saat ini. Kata dia, kehadiran calon perorangan seperti Ahok ini lantaran partai dianggap tidak bisa mengakomodasi dan tingkat kepercayaan publik terhadap partai semakin turun.

“Yang terpenting sesungguhnya adalah pembenahan partai politik menjadi lebih baik dan saya katakan dengan munculnya Ahok seperti ini bukan kesalahan Ahok tapi bagaimana partai politik harus bertanggung jawab dengan siapa yang diusung untuk maju dalam Pilkada ini dan setiap partai politik harus mengetahui secara penuh tentang calon yang akan diusung oleh partai politik tersebut,” tandasnya.

Komentar