Jakarta – Proses pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta sudah menghangat. Bahkan, keragaman latar belakang bakal calon, pluralitas warga serta kuatnya arus media sosial terwujud dalam perbincangan yang sangat ramai.
Salah satunya adalah munculnya meme-meme terkait Pilkada Jakarta. Dalam meme itu terdapat beragam meme yang berbau isu SARA terpublikasi secara viral di media jejaring sosial.

“Kawan-kawan di media sampai hari ini selalu menjunjung tinggi jurnalisme damai. Dan tetap pada track nya, tidak ada isu SARA,” tutur pria yang akrab disapa Bowo, dalam diskusi publik “Pilkada DKI Barometer Politik Indonesia” di Merdesa Coffee, Jakarta, Rabu (23/3/2016).
Lebih lanjut, Bowo mengingatkan agar media haruslah netral dan tetap menjaga isu-isu sensitif, apalagi berkaitan dengan isu SARA.
“Isu-isu SARA ini sangat sensitif. Seperti di poso di singgung soal SARA maka terjadi konflik horizontal. Kawan-kawan media memahami hal ini. Dan teman media tidak pernah menyinggung masalah isu SARA,” tukasnya.