Bom Sarinah, Presiden Jokowi Tak Perlu Diungsikan

Politik340 Dilihat

Beritaasatu – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) memastikan tidak ada status siaga I yang diberlakukan dalam skala nasional paska terjadinya ledakan dikawasan Sarinah, Thamrin Menteng Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016).

Teror SarinahDemikian disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan saat mendatangi lokasi kejadian teror pemboman Sarinah sekira pukul 14.30 Wib. Luhut nampak didampingi Panglima TNI Jenderal Pol. Pangdam, Wakapolri Komjen Pol. Budi Gunawan,

“Enggak (Siaga I). Presiden tidak perlu diungsikan,” ungkap Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menyebutkan kronologis serangan yang bermula dari Starbucks Coffee Sarinah.

“Serangan bermula dari Starbucks, kemudian meledakan diri di Starbucks. Kemudian tiga orang teroris menyerang pos polisi dan ditembak mati AKBP Dadi,” jelas Luhut.

Menurut dia, pelaku ada sekitar lima orang. Dia menjelaskan, selain itu juga ada seorang teroris yang juga ditembak mati di depan Starbucks.

“Ada teroris lima yang mati,” tukasnya.