Akbar Tanjung: Golkar Bisa Terancam Tak Bisa Ikut Pilkada Serentak

Politik462 Dilihat

logo golkarBeritaasatu – Konflik internal yang terjadi pada Partai Golkar menyebabkan partai tersebut terancam tak dapat mengikuti pemilihan kepala daerah serentak. Pilkada serentak akan digelar pada Desember 2015.

Diketahui, tanggal 26 Juli Partai Golkar yang kini masih berselisih menunggu proses hukum itu harus sudah menyetorkan calonnya.

“Kami khawatir betul apakah Golkar nanti bisa ikut Pilkada karena tanggal 26 Juli harus udah punya calon,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, hasil Munas Bali, Akbar Tanjung, Kamis (30/4/2015).

Lebih lanjut, Akbar mengaku konflik akan bermuara ke proses hukum, sebab kedua belah pihak baik kubu Agung maupun kubu Ical tidak mau digelar Munas bersama. Maka itu, kata Akbar, menunggu proses hukum. Tapi dalam waktu dua Minggu, Akbar prediksi perselisihan itu tak akan kunjung selesai.

“Tapi tentu harus ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Bagaimana kita menempatkan Partai jadi kepentingan utama,” katanya.

Lebih jauh, Akbar mengaku pesimis andai disepakati proses hukum yang sedang bergulir. Sebab, proses yang dilalui masih panjang, dari menunggu putusan PTUN, lalu ada pihak yang tidak setuju bisa dilakukan banding, kasasi bahkan ada PK.

“Bayangkan kalau itu semua diikuti, bisa lama. Waktunya udah mepet. 26 Juli sudah ada calon. Bentar lagi Mei, hanya ada waktu 2 bulan. Jadi mudah-mudahan saja dalam waktu dua bulan bisa selesai,” tukasnya

Komentar