Pesan UTI ke HMI, Jangan Mau Dimanfaatkan Kelompok Lain

Opini309 Dilihat

Surabaya – Koordinator Nasional Ufuk Timur Indonesia (UTI) Abdullah Kelrey menilai demo 4 November merupakan ajang perebutan kekuasaan oleh kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama.

“Modus ini terlalu picik sekali, selain ingin merebut kekuasaan, ada juga yang memanfaatkan sebagai ajang tampil dalam panggung politik regional maupun nasional,” ungkap Kelrey, Selasa (8/11/2016).

Menurut dia, agenda tersebut terbilang tidak kreatif dan tidak memikirkan rakyat banyak, mikirnya pribadi dan kelompok. “Bagaimana negara ini mau beres urusannya kalau manusianya begini cara berfikirnya,” kata Kelrey.

Lebih lanjut, Kelrey menyayangkan salah satu organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ikut dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama.

“HMI jangan sampai kebesaran namanya dimanfaatkan oleh kelompok tertentu menamakan agama. Numpang lewat alias nyebrang ke seberang sungai,” ucap dia.

HMI Bakar BanHarusnya, kata Kelrey, nama besar HMI tidak perlu mengurusi hal yang remeh temeh. Organisasi sekaliber HMI harus kritik pemerintah dan advokasi problem kesenjangan sosial yang ada di Indonesia.

“Negara ini pun hancur karena ulah Pemerintah di era sebelumnya,” terang dia.

Selain itu, Kelrey menyarankan agar HMI melakukan advokasi PT Freeport yang ada di Papua, kontrak nya kan bermasalah, dan itu terjadi di era SBY.

“Itu baru benar, bukan ngekor di gerakan kelompok Islam tertentu yang mengatasnamakan agama yang Ingin merusak Indonesia,” tandasnya.

Komentar