Sayap Baru, Semangat Baru, Guna mewujudkan Calon Pemimpin Muda Hindu!
Penulis : Nyoman Ayumi Danuswari
Mahasiswi Univ.Atmajaya Yogyakarta
Ka.Biro.Litbang PC KMHDI Kota
Beritaasatu – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, sebuah organisasi yang berlafaskan agama, mendorong semangat muda untuk ikut berjuang dan membangun negeri ini. Dengan berlandaskan nilai-nilai jati diri religiusitas, humanisme, nasionalisme dan progresifitas, KMHDI mengepakan sayap barunya melengkapi formasi.
Sebagai pemersatu aspirasi dan potensi mahasiswa Hindu di Indonesia, KMHDI telah berdiri selama kurang lebih dua dekade, organisasi yang tidak hanya memfungsikan dirinya sebagai wadah untuk menghimpun mahasiswa ini juga bertanggung jawab memberikan pengetahuan dan mendidik kadernya melalui proses kaderisasi, diberikan pula pemahan dan praktek mengenai cara berorganisasi yang baik, dimana proses pengkaderan inilah yang menjadi salah satu point penting yang membedakan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia dengan Kesatuan Mahasiswa Hidu Dharma yang ada di Universitas.
Tonggak pencetusan ide berdirinya KMHDI munculnya organisasi ini pertama kali berpusat di Yogyakarta. Namun sayang nya, KMHDI di Yogyakarta sendiri, mengalami banyak penolakan. Kendatipun sempat melewati pergunjingan dan penolakan beberapa pihak, tidak membuat surut semangat dari kader-kader yang sudah terbentuk. Akhirnya pada tahun 2013, KMHDI kembali bangkit di Yogyakarta. Dalam kurun waktu dua tahun, perjuangan mereka dalam mengumpulkan kader-kader muda, dapat dikatakan sebuah prestasi sederhana yang membanggakan. Jumat, 1 Mei 2015, dengan berhasil diselenggarakannya nya Sabha I, dengan mengangkat tema “KMHDI Pulang Tanah Leluhur” , diharapkan dapat membangun kembali kepercayaan dan keprofesionalitasan dari oraganisasi ini dan pihak-pihak luar.
Tepat pukul 08.00, Wantilan Pura Jagatnatha Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, mulai di padati dengan aktifitas se-kumpulan mahasiswa yang tergabung dalam KMHDI.
Setelah berhasil melalui perjalanan sejarah dan perjuangan yang panjang, berbagai rintangan dan penolakan sempat dialami selama dua dekade terakhir, Tahun ini akhirnya KMHDI Komisariat Yogyakarta boleh berbangga hati atas pencapaiannya nya, Jumat, (1/5/2015) menyelenggarakan SABHA I untuk Penggantian nama Komisariat menjadi Pengurus Cabang (PC), serta pemilihan kepemimpinan dan kepengurusan KMHDI Yogyakarta 2015-2017. Tidak lupa pula, untuk menunjukan ke-eksistensian Internal dan Eksternal kader-kader Yogyakarta dalam menyuarakan semangat perjuangan mahasiswa-mahasiswa Hindu khususnya dan pergerakan mahasiswa pada umumnya di kancah nasional
Sabha(musyawarah cabang) yang dihadiri oleh Presidium KMHDI Pusat, Pembimas Hindu Yogyakarta, PHDI dan WHDI Yogyakarta, PD DKI Jakarta, PC Surabaya, PD Jatim, PC KMHDI Jember, PC KMHDI Malang, alumni PP KMHDI serta KNPI berjalan dengan lancer
Dalam sambutannya, Ketua PHDI dan Pembimas Yogyakarta menyatakan agar KMHDI senantiasa bekerja sama dalam menyukseskan suatu program, bersama KMHD masing-masing kampus, serta KMHDI sebagai ormas juga harus bersinergi dalam ormas hindu lainnya. Agar tercipta suatu kesatuan yang kuat.
Pernyataan tersebut diamini oleh kader-kader Yogyakarta, sebagai salah satu acuan dalam menjalankan organisasi.
Sabha yang berlangsung cukup lama ini, membahas pula Garis Besar Program Kerja sebagai landasan dalam membuat program kerja kedepannya. Dan sebagai kelengkapan formasi, sebuah organisasi harus memiliki kepala, tecatat tiga orang yang mencalonkan diri sebagai Ketua PC Kota Yogyakarta, para calon mengikuti seleksi dan menyampaikan visi dan misinya, Melalui votting, tepat pukul 21.15, terpilih nama I Wayan Cahyadi Surya Distira Putra (Mahasiswa UGM Fak.Kedokteran angkatan 2011) sebagai ketua PC KMHDI Kota Yogyakarta.
“ Di umur yang ke-22, KMHDI masih perlu banyak berbenah, peningkatan produktifitas dan inovasi dalam organisasi. Dalam usia inilah banyak dilahirkan pemimpin Hindu yang mapan untuk 25 tahun ke depan. Saat itu mungkin KMHDI dapat berbicara lebih banyak lagi, di konstelasi nasional” pungkas Cahyadi dalam pidato singkatnya.
Besar harapan dan tanggung jawab, yang akan ditempuh ke depan nya. Cahyadi dkk, semakin mantap melanjutkan visi dan misi KMHDI, dibalik itu terselip pula visi yang ingin diwujudkan Cahyadi, yaitu menjadikan KMHDI Jogja, tetap Istimewa.
Betariani Saraswati selaku Presidium Pusat, mengatakan “ Secara keseluruhan , Sabha perdana ini sudah baik. Tapi lain kali perlu dipersiapkan lebih matang lagi. Kerja sama Tim sudah bagus, jangan lupa semangat dan kekompakan nya tetap dijaga, supaya lebih maju. Terbentuknya PC KMHDI Kota Yogyakarta adalah awal langkah awal pergerakan kalian.”
Ya, sejarah baru saja digoreskan, permulaan telah ditempuh, tugas dan tanggung jawab baru akan dimulai, kencangkan semangat dan lanjutkan pergerakan. Jangan pernah lelah menjadi pejuang dan siap memimpin dalam menjunjung tinggi nama Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia.
“Semua yang baik datang berduyun-duyun. Hanya Karena aku sudah memulai, Yang lain-lain akan datang dengan sendirinya. Semua membutuhkan permulaan. Permulaan sudah ditempuh”
Komentar