Tak Ada Kaitan dengan Polri, Faktanya APK Prabowo-Gibran di Pos Polisi Dipasang oleh Vendor Tim Kampanye

oleh
oleh

Jakarta – Jagad media sosial X tengah dihebohkan dengan sebuah cuitan yang menunjukkan alat peraga kampanye (APK) paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran Rakabuming. APK Prabowo-Gibran Rakabuming itu menjadi buah bibir lantaran dipasang di pos polisi Mojokerto.

Sontak saja hal tersebut membuat netizen heboh dan mempertanyakan netralitas Polri dalam Pilpres 2024.

Atas kegaduhan itu, pihak Humas Polda Jawa Timur mewakili Polres Mojokerto memberikan kalrifikasi.

Dilansir Kilat.com dari akun X @HumasPoldaJatim, Bawaslu Kabupaten Mojokerto diklaim telah melakukan press release.

Dalam klarifikasinya, Bawaslu menegaskan jika baliho tersebut dipasang oleh vendor tim kampanye Paslon Capres-Cawapres nomor urut 2.

“Halo sobat humas, Bawaslu Kab. Mojokerto telah melakukan press release untuk mengklarifikasi bahwa baliho tersebut dipasang oleh vendor tim kampanye Paslon Capres-Cawapres,” ujar akun Humas Polda Jawa Timur.

Lebih lanjut, Humas Polda Jatim menegaskan jika baliho tersebut bukanlah milik Polri. Mereka juga menegaskan jika baliho Prabowo-Gibran tidak ada kaitannya dengan Polres Mojokerto.

“Baliho tersebut bukan milik POLRI dan tidak ada hubungannya dengan pihak POLRI dalam hal ini Polres Mojokerto,” tegasnya.

Sebelumnya APK Prabowo-Gibran juga menjadi buah bibir publik lantaran dipasang di pagar Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Serang.

Oleh karena itulah kini baliho Prabowo-Gibran di pagar Rumah Sakit Bhayangkara Serang sudah dicopot. Hal ini juga diakui oleh relawan Mase jika pemasangan baliho itu memang tidak memiliki izin dari RS Bhayangkara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.