Jakarta – Cendekiawan Muslim, Jimly Asshidiqqie berpesan agar pemerintah tak memberi ruang dan memfasilitasi kelompok-kelompok garis keras itu untuk bebas menyuarakan paham-paham yang seakan-akan berpotensi mengerahkan massa.
“Bayangkan negara kita hancur seperti Yaman dan Suriah. Bayangkan kalau candi borobudur di Arab, dihancurkan atau tidak? Ya dihancurkan,” tegas Jimly, Rabu (12/4).

“Saya pesan ke Kapolri dan Presiden, tolong agar ormas yang anti terhadap Pancasila dan NKRI segera dibubarkan. Kalau ini dibiarkan, maka oleh kelompok awam ini disebut negara melakukan pembiaran,” tandasnya.
Seperti diketahui, belakangan terjadi pengerahan massa dalam jumlah banyak di Jakarta. Aksi yang mengatasnamakan bela agama tersebut diduga untuk menjatuhkan cagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta Putaran kedua.