Buya Sarankan Menhan agar Negara Sadarkan yang Radikal

Nasional227 Dilihat

Jakarta – Dalam rangka membahas kerjasama perihal bela negara antara Kemenhan dan Muhammadiyah, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyambangi ulama dan tokoh agama kondang Buya Syafii Maarif di Yogyakarta.

“(Membahas) Bela negara, karena dengan Muhammadiyah ada MoU, jadi tidak sekedar MoU tapi dilaksanakan,” ungkap Ryamizard, Minggu (5/3).

Buya dan MenhanDisebutkan Ryamizard, ormas-ormas di Indonesia menjadi pihak yang penting untuk disadarkan akan kewajiban bela negara. Dia menyampaikan selama dia menjadi Menhan, sudah 17 ribu orang dari total 77 ribu orang yang sudah menjalani bela negara.

“Pramuka itu juga bela negara, totalnya sudah 77 juta. Ini bukan dari nol ya,” terang dia.

Sementara itu, Buya mengingatkan agar negara tak boleh kalah dengan pihak-pihak yang membuat gaduh. Menurutnya hukum harus ditegakkan. “Dia (Menhan) adalah prajurit sejati. Dia tidak terkontaminasi dengan tarikan politik. Lurus. (Saran saya) Semua, bangsa dan negara, yang radikal harus disadarkan, kalau tidak mau sadar, dihukum saja,” tandas Buya.