Jakarta – Celoteh mantan Ketua KPK era pemerintahan SBY Antasari Azhar terkait keterlibatan CEO MNC Group Hary Tanoesudibjo dalam lobi kasus korupsi yang menjerat besan mantan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Aulia Pohan berdampak pada anjloknya saham MNC Group.
Antasari mengungkapkan bahwa pada sekitar Maret 2009, Hary Tanoe datang ke rumah Antasari sebagai utusan SBY. Dia meminta Antasari agar tidak menahan Aulia Pohan yang saat itu jadi tersangka kasus korupsi di Bank Indonesia. Namun, saat itu Antasari tetap bersikukuh untuk menahan Aulia Pohan siapa pun dia.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, dari tujuh emiten yang berada di bawah naungan Grup MNC, lima di antaranya terpantau jeblok.
Saham PT MNC Investama (BHIT) turun tiga poin (2,14 persen) di level Rp137 per lembar, saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) melemah 25 poin (4,07 persen) di level Rp590 per lembar, dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) anjlok 105 poin (6,18 persen) ke level Rp1.595 per lembar.
Selain itu, saham PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) turun dua poin (3,77 persen) ke level Rp51 per lembar dan saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) melemah dua poin (2,74 persen) ke level Rp71 per lembar.