Jakarta – Sejumlah organisasi kemahasiswaan yakni PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, HIKMAHBUDHI, dan KMHDI menyampaikan lima Resolusi 2017 Mahasiswa Indonesia.
Ketum PB PMII Aminuddin Ma’ruf menilai saat ini Indonesia sedang berada di tengah fase darurat kebangsaan, dimana ada beberapa oknum dan kelompok yang terus berupaya memecah belah keutuhan dan kedamaian Indonesia.
“Kondisi ini menjadi keprihatinan nasional bagi seluruh anak bangsa yang harus disikapi segera sehingga kita dapat mencegah terjadinya disintegrasi bangsa dan konflik horizontal di tengah masyarakat,” ungkap dia hari ini.
Lima resolusi yang dimaksud itu adalah pertama mendesak kepada pemerintah untuk membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang bertentangan dengan Pancasila. Kedua, mendukung pihak Kepolisian untuk menuntaskan proses hukum dugaan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh Sdr. M. Rizieq Shihab.
“Ketiga, kami meminta kepada pemerintah melalui aparat hukum untuk menindak tegas para pelaku tindakan intoleran yang mengganggu kedamaian kehidupan berbangsa dan bernegara seperi kasus bom di Samarinda dan pembubaran ibadah di Sabuga Bandung,” terang dia.
Selanjutnya, sambung dia, menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk bersatu menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila.
“Kami juga meminta kepada pemerintah untuk menjaga marwa Negara dan mempercepat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.







Komentar