Jakarta – Komite Aksi Mahasiswa Pemuda Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) mengancam akan turun ke jalan melakukan aksi demo mendesak agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot jabatan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Mabes Polri, Kamis (12/1/2017). Mereka menyayangkan penyambutan Kapolda Sumut atas kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Medan yang sedianya akan menghadiri tabligh akbar.
“Kamis, kami bersama ratusan mahasiswa akan sambangi Mabes Polri meminta agar Kapolri mencopot jabatan Kapolda Sumut. Kami sayangkan penyambutan tersebut sebab Habib Rizieq bukanlah pejabat negara buat apa menyambutnya dengan istimewa,” kata Ketua Presidium Kamerad Haris Pertama hari ini.

Haris mengingatkan agar Kepolisian bertindak netral dalam menyikapi fenomena yang dinilai kontroversial atas kedatangan Imam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) tersebut. Sehingga Haris mengkritik keras tindakan yang dilakukan oleh Kapolda Sumut tersebut.
“Kapolda Sumut harus nya netral tanpa menyambutnya dengan istimewa. Hal ini justru berpotensi merusak kerukunan umat beragama bahkan perpecahan. Sekali lagi kami kecewa dengan penyambutan tokoh yang belakangan ini kerap kali mengatakan statemen yang cenderung provokatif dan intoleran” sebut dia.
Lebih jauh, Haris menyarankan kepada Kapolri untuk dapat menindak tegas atau bahkan mengganti Kapolda Sumut tersebut. “Segera ganti Kapolda Sumut oleh Kapolri,” tukasnya.