Penangkapan Teroris, Djarot: Islam di Indonesia Jangan Sakiti Yang Lain

Nasional267 Dilihat

Jakarta – Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menyayangkan masih adanya calon penganten bom bunuh diri yang bakal bereaksi tutup tahun nanti. Pasalnya, Densus 88 anti teror kembali menggerebek sebuah rumah di Tangerang yang diduga sarang teroris.

“Kemarin ada yang ditangkap di Tangerang, apakah ini yang dimaksudkan Islam di Indonesia, yang menyakiti orang lain mengorbankan saudaranya,” ungkap Djarot saat menghadiri pengajian di Rumah Badja Darma (Basuki Djarot) Jl. Darmawangsa XII Kebayoran Baru Jakarta Selatan, hari ini.

djarotDjarot mengaku tidak menginginkan negara Indonesia seperti negara Arab dan ia mengingatkan bahwa lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kita lihat waktu 411 dan 212 ada terlihat semacam pedang menggunakan lafaz Al Quran, nah kita Garuda kan ? Pancasila yang artinya Bhinneka Tunggal Ika,” ucap dia.

Lebih lanjut, Djarot membeberkan Islam masuk ke Indonesia melewati budaya yang ada. Wayang digunakan para wali untuk menyebarkan agama Islam masuk Indonesia abad 7-8.

“Artinya apa yang masuk kesini menyatu dengan budaya setempat, mangkanya Islam Indonesia beda sama muslim Syria, Mesir maupun Malaysia. Islam dikita ke wayang masuknya lewat budaya, nah inilah kepandaian para aulia kita,” tandasnya.

Komentar