Jakarta – Ribuan warga dan santri Cikarang Kabupaten Bekasi memilih menggelar do’a dan dzikir bersama di lapangan Plasa Pemda Kab. Bekasi ketimbang mengikuti Aksi Bela Islam (ABI) III (aksi 212) di Monas, Jumat (2/12/2016).
Acara yang bertema “Untuk Keamanan, Keselamatan serta Kedamaian Negeriku” itu dihadiri Rois Syuriah PBNU KH. Ahmad Isomudin, pimpinan Ponpes Alkamiliah Cibogo Cibarusah KH. Yusuf Kamil selaku pemimpin dzikir, Kepala Kemenag Drs.H Sobirin, Msi.

Menanggapi kondisi saat ini, KH. Ahmad Isomudin berpesan bahwa berjuang mewujudkan keamanan justru lebih diutamakan bahkan lebih penting. Menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga negara yang baik. Salah satu bagian terpenting dalam pemeliharan keamanan lingkungan adalah peran serta masyarakat.
“Dalam hal ini sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan. Sebagai mahluk sosial tidak bisa lepas interaksinya dengan mahluk lainnya. Contoh, jika keamanan terganggu, pasti tidak dapat melaksanakan ibadah dengan baik,” ungkap Isomudin.
Dikatakan dia, kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi bidang keamanan dan ketertiban perlu dilestarikan dan dikembangkan. Sebab, kata dia, keamanan bersifat kolektif, dan menjadi tanggung jawab bersama sehingga bukan hanya tanggung jawab aparat Kepolisian saja.
“Jadi warga juga harus turut serta menciptakan suasana yang aman. Dengan melihat kondisi saat ini, ada penunggang-penunggang gelap maka masyarakat wajib waspada dan siaga mengamankan diri sendiri dan lingkungannya,” tandasnya.