
“Kenapa kita mau gabung ? Karena aksi GNPF-MUI juga gerakan untuk melawan tindakan hukum yang telah dipermainkan, ujar Presiden KSPI Said Iqbal, saat jumpa pers di Jakarta Pusat, Senin (14/10).
Lebih lanjut said menjelaskan, pihaknya tetap menolak penetapan nilai upah minimum yang ditetapkan berdasarkan pp 78/2015.
Terkait mogok nasional, Dirinya akan mengintruksikan jajaran dibawahnya untuk menghentikan proses produksi di seluruh Indonesia, yang dibagi 31 provinsi dan ada 250 kabupaten kota mungkin yang bergerak 20 provinsi Kota industri.
“Seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Dki Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Sumatra utara, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatra Selatan,” tegasnya.
Ditambahkannya, untuk buruh yang berada di Jabodetabek dirinya meminta untuk berkumpul di Istana Negara saat aksi nanti.
“Yang pasti kami mendukung aksi mogok nasional di seluruh indonesia, Untuk melawan arogansi pemilik modal, upah murah dan menolak reklamasi” tegas Iqbal