Said Iqbal : “Polisi Tidak Perlu Menghadang, Apalagi Melarang”

Nasional223 Dilihat
Buruh sebarkan petisi cabut PP Pengupahan
Buruh sebarkan petisi cabut PP Pengupahan

beritaasatu.com, Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) , Said Iqbal meminta pihak keamanan untuk tidak bertindak berlebihan dalam mengamankan perayaan Hari Buruh Sedunia (Mayday) yang jatuh pada 1 May tiap tahunnya.

“Polda tidak perlu ada penyekatan kepada kami, tidak perlu menghadang (aksi unjuk rasa kami), apalagi larangan. Karena, ini acara biasa-biasa saja,” ungkap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, di Jakarta, Jumat (29/4/2016).

Selanjutnya, dirinya menjelaskan tanggal 1 mei nanti tidak ada aksi sweaping oleh Buruh karena bertepatan pada hari libur (minggu).

“Kami meminta kepada masyarakat Jakarta untuk tidak perlu takut dan khawatir,tidak perlu ada yang di takutkan. Karena Mayday tiap tahun berjalan aman dan damai ” ujar said Iqbal.

Adapun rute-rute yang dilalui para buruh yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI) akan dijadikan titik kumpul, kemudian melakukan aksi longmarch menuju Istana Merdeka, setelah itu para buruh meneruskan perjalanannya ke Gelora Bung Karno (GBK) jakarta.

Sebagaimana diberitakan, para buruh akan menyuarakan beberapa tuntutan. Pertama, menuntut “Tiga Tolak”: tolak reklamasi, tolak pengusuran, dan tolak RUU Tax Amnesty. Kedua, stop kriminalisasi terhadap buruh. Ketiga, para buruh meminta pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015, menolak upah murah, dan naikkan upah minimum sebesar Rp650 ribu dari gaji pokok.

Komentar