Kapolda dan Pangdam Diminta Usut Tuntas Dalang Pembakaran Mushola di Tolikara Papua

oleh -25.751 views

Tolikara PapuaJakarta – Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) mengecam keras terjadinya kasus pelemparan dan perusakan lokasi ibadah umat Islam yang sedang menjalankan salat Idul Fitri oleh sejumlah oknum di Karubaga, Ibu Kota Tolikara, Papua, pada Jumat kemarin (17/7/2015), dan meminta Kapolda dan Pangdam Cenderawasih mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya mengecam keras terjadinya kasus Tolikara yang telah mengoyak jalinan kerukunan antar umat beragama dan mendesak Kapolda dan Pangdam Cendrawasih bisa mengusut tuntas dalang pembakaran Masjid di Papua,” demikian disampaikan Ketua Umum Gemura Oktasari Sabil, Sabtu (18/7/2015).

Lebih lanjut, Okta mengaku menyayangkan peristiwa itu, sebab toleransi antar umat beragama dinilai masih kurang untuk saling menghargai satu sama lainnya.

“Gemura memohon jangan sampai peristiwa itu terulang lagi khususnya para sahabat dibasisnya Coblos Oktasari Sabil (COs),” tukasnya.

Menurut informasi, kericuhan salat Ied di Tolikara berawal ketika imam mengumandangkan takbir pertama, tiba-tiba sejumlah orang dari beberapa penjuru melempari jamaah yang sedang salat, sambil berteriak bubarkan.

Aparat keamanan dari kesatuan Brimob dan Yonif 756 yang melakukan pengamanan saat Idul Fitri itu kemudian mengeluarkan tembakan peringatan guna membubarkan massa yang melakukan pelemparan. Warga muslim yang shalat kemudian memutuskan membubarkan diri.

Comment