Presiden Tiongkok Hadiri KAA 2015, Falun Dafa Indonesia Siapkan Aksi Gelar Spanduk

Nasional248 Dilihat

Beritaasatu – Himpunan Falun Dafa Indonesia akan melakukan aksi nekat dengan membentangkan spanduk Falun Dafa disaat acara konferensi Asia Afrika berlangsung. Terutama disaat peserta KAA dari pemerintah Tiongkok China tiba di Indonesia sebagai wujud protes kekejaman penindasan “genosida” ham yang serius oleh pemerintah Tiongkok 

“Ini adalah momentum yang pas bagi kami dengan menyuarakan aspirasi terkait kekejaman pemerintahan disana terhadap praktisi Falun Dafa. Spanduk akan kami pertahankan dan akan kami bentangkan agar masyarakat dunia tahu hal ini,” tegas Ketum Himpunan Falun Dafa Indonesia Gatot Machali, saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (17/4/2015).

Lebih lanjut, Gatot menilai adanya pelarangan aksi bentang spanduk oleh pemerintahan Jokowi diduga sebagai bentuk upaya intervensi rejim komunis Tiongkok terhadap Indonesia disaat Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri acara peringatan KAA ke 60 di Bandung dan Jakarta.

“Pemerintahan Tiongkok ini tidak hanya mencederai semangat KAA, akan tetapi sangat bertentangan dengan prinsip demokrasi dan ham yang dijunjung tinggi dalam pembukaan UUD 45,” beber Gatot.104149_democ

Karena itu, lanjut Gatot, pihaknya mengutuk keras intervensi dalam bentuk apapun yang dilakukan dari negara lain. Gatot menegaskan sikap pemerintah Indonesia yang tunduk pada intervensi Tiongkok sungguh sangat memprihatinkan bagi pihaknya. 

“Pemerintah RI berarti secara tidak langsung telah membela sang penindas dan turut melanggengkan kejahatan kemanusian dan pelanggaran Ham berat terhadap para pengikut Falun Dafa yang masih terjadi di Tiongkok,” tukasnya.

Komentar