Jakarta, Beritaasatu – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa dan Pemuda Jakarta (LIMA-PJ) menggelar aksi damai di patung kuda Indosat Jl. Medan Merdeka Barat Gambir Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).
Dalam aksinya itu, mereka meminta agar elit politik untuk segera menghentikan kegaduhan politik selama pelaksanaan even bertaraf Internasional yakni Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015.
“Wahai para elit bekerjalah untuk kepentingan rakyat. Stop kegaduhan politik kalian, jangan bikin malu bangsa. KAA ada didepan mata,” kata Koordinator aksi Dandy Nur Haycal.
Para mahasiswa itu juga menggelar spanduk dengan berbagai macam tulisan yakni ‘Stop pertarungan elit politik, bangkitkan ekonomi nasional Konferensi Asia Afrika didepan mata, Para wakil rakyat jangan bermain di balik konstitusi dan kesejahteraan rakyat di korbangkan mari harumkan nama bangsa di Konferensi Asia Afrika dan Wahai para elit politik bekerjalah untuk kepentingan rakyat
Lebih lanjut, Dandy berharap agar jangan sampai kegaduhan politik akibat ulah elit politik itu membuat malu bangsa Indonesia, karena negara-negara yang menghadiri KAA bukan untuk melihat politisi atau elit politik bertarung saling hujat dan sikut sana-sini.
“Harusnya elit politik bekerja maksimal untuk rakyat bukan soal siapa yang berhak berkuasa. Ingat, negara lain hadir di KAA untuk meningkatkan kerjasama bisnis, perdagangan, investasi, infrastruktur, agribisnis, kemaritiman yang bisa menguntungkan Indonesia,” bebernya.
Lebih jauh, Dandy mengingatkan Indonesia menjadi tuan rumah KAA, artinya momentum besar itu bisa dijadikan kesempatan bagi Indonesia untuk mengupayakan perdamaian dunia dan mengakhiri penjajahan diseluruh dunia secara damai.
“Tunjukkan Indonesia baru dibawah kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla,” tukas Dandy.