Gedung Anex Pertamina Diguncang Teror Paket Diduga BOM

Kriminal286 Dilihat

Beritaasatu – Teror pengiriman paket barang yang diduga Bom kembali terjadi di Jakarta. Kali ini ancaman itu terjadi di Gedung Anex Pertamina Pusat Gambir Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2016).

Kronologis terjadi saat salah satu customer Service Pertamina, Shindy menerima telepon dari nomor handphone 0823063xxxxx mengkonfirmasi telah mengirim paket ke Pertamina.

Bom pertaminaSelanjutnya, saksi Shindy tersebut menghubungi ke bagian Meiling Room (penerima semua jenis surat masuk / paket di pertamina). Sementara itu, saksi Hendrawan juga menjelaskan bahwa telah menerima paket itu dari hari Senin (4/4/2016) sekira pukul 16.00 wib dari Ekspedisi Ekasari Lorena ditujukan ke Shindy / Lina, namun tidak jelas ditujukan ke bagian mana. Selanjutnya Shindy membawa barang tersebut untuk di X Ray di gedung Anex dan setelah di X Ray terdapat lempengan besi.

Diketahui, Nomor yang dipakai untuk meneror atas nama Suhardi tersebut dalam jangka wktu 3 tahun kerap menelpon ke customer Service pertamina. Dan beberapa bulan terakhir berbicara ngelantur yang berisikan akan mengirim kotak hitam berharga buat pertamina dan sempat meminta uang sebesar 5M untuk barang tersebut.

Saat ini, barang sudah di buka oleh tim Gegana Brimob dan alhasil berisikan paketan kardus dibungkus karung berisikan kotak hitam dan berisikan 2 botol air mineral disambung dengan pipa yang berisikan cairan (belum diketahui cairan jenis apa) dan 5 lembar kertas ancaman yang bertuliskan “DOA RESTU KEKUATAN MAHAKUASA. ALAT KOTAK HITAM INI DAPAT MEMPERBAIKI APABILA TEKANAN MAGNET BERJALAN BAIKPUN MOLEKUL BERJALAN. APABILA GONCANGAN GEJALA PETA SKALA DUNIA ALTERNATIF NEGARA BISA DAPAT DIKETAHUI DOA RESTU KEKUATAN MAHAKUASA TERIMA KASIH DAN SEBAGAINYA”. Juga ada sebuah bolam lampu.